Jakarta - Minggu ini Google telah meluncurkan sistem operasi berbasis open source bernama Chrome. OS ini akan segera menyambangi pasar pada musim liburan 2010 mendatang.
Sayang, Chrome OS hanya akan berjalan pada piranti keras yang memang ada kerjasama dengan pihak Google. Tentunya piranti yang cocok adalah sebuah netbook.
"Mungkin piranti yang cocok adalah sebuah netbook, yang memiliki SSD, konektifitas WiFi, serta full size keyboard," ujar Sundar Pichai, Vice President Google untuk manajemen produk, seperti dikutip detikINET dari PC World, Selasa (24/11/2009).
Lebih lanjut, Pichai membeberkan 5 keuntungan memakai Chrome OS:
1. Booting yang Cepat
Pichai menyebutkan bahwa Chrome OS sama seperti sebuah televisi saat dinyalakan. Tidak memiliki jeda waktu booting yang lama, karena tak memiliki aplikasi lokal yang membatasi ruang gerak hardware.
2. Masalah Keamanan
OS ini diintegrasikan dengan Chrome browser. Dengan demikian maka selayaknya browser, OS ini akan langsung mengupdate sistem keamanannya secara default. Hal ini masih ditambah lagi dengan penyimpanan data secara fisik dalam storage yang kini dirancang minimalis. Pasalnya semua data dapat disimpan secara online.
3. Dukung Arsitektur X86 dan ARM
Google berjanji untuk mengaplikasikan baik arsitektur X86, ARM dan code-code populer bagi netbook lainnya.
4. Menu Aplikasi
Sebuah aplikasi web yang baru kini dapat ditemui dalam menu aplikasi secara permanen pada Chrome OS ini. Hal ini akan membantu pengguna untuk mencari sebuah aplikasi baru langsung secara online. Selain memudahkan pengguna menu aplikasi ini juga menguntungkan pihak pengembang.
5. Akur dengan Microsoft Office
Walau Microsoft dengan Windows-nya merupakan pesaing berat mereka, namun Chrome OS ini ternyata juga mendukung dijalankannya dokumen office. Saat peluncuran Chorme OS, Pichai juga mendemokan bahwa Chrome dapat membuka sebuah dokumen via Microsoft office live. Microsoft office live adalah sebuah aplikasi web gratis bagi pengguna Windows live.
Saat pengguna membuka sebuah dokumen berekstensi .xls, Chorme OS akan langsung membuka Excel via Microsoft Office Live secara online. ( fw / faw )
source : detikinet.com
Tampilkan postingan dengan label techno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label techno. Tampilkan semua postingan
Netbook Dell Cicipi OS Chrome
Fransiska Ari Wahyu - detikinet
chrome OS (ist)
Jakarta - Produsen komputer Dell rupanya mulai tertarik dengan sistem operasi Chrome. Terbukti, mereka mulai mencoba 'bermain-main' dengan sistem operasi besutan Google tersebut di netbook Dell Mini 10v.
Melalui sebuah postingan di blog, Technology Strategist Dell, Doug Anson memaparkan bahwa ia dan sejumlah koleganya tengah mencoba menjalankan Chromium OS di netbook Dell Mini 10v.
"Tanpa sebuah koneksi jaringan, Chromium OS tidak menarik. Dengan sebuah koneksi jaringan, Chromium OS begitu bersinar," ujar Anson.
Dikutip detikINET dari Informationweek, Selasa (1/12/2009), Google sendiri berencana merilis Chrome untuk konsumer tahun depan sebagai sebuah sistem operasi yang bersifat web sentric bagi netbook.
Namun, seorang juru bicara Google menolak untuk berkomentar apakah Dell termasuk salah satu partner mereka. Ia hanya menegaskan bahwa Chrome adalah open source sehingga terbuka bagi developer yang berminat mencicipinya.
Di bulan Juli, Google pernah mengatakan bahwa tim Chrome CS tengah bekerja sama dengan Acer, Adobe, ASUS, Freescale, HP, Lenovo, Qualcomm dan Toshiba.
Di bulan yang sama, Anson juga merilis pernyataan bahwa Dell berencana untuk mengevaluasi Chrome OS, tanpa menyebutkan secara tegas apakah mereka pasti akan mengadopsi sistem operasi tersebut. ( faw / fyk )
source: detikinet.com
chrome OS (ist)
Jakarta - Produsen komputer Dell rupanya mulai tertarik dengan sistem operasi Chrome. Terbukti, mereka mulai mencoba 'bermain-main' dengan sistem operasi besutan Google tersebut di netbook Dell Mini 10v.
Melalui sebuah postingan di blog, Technology Strategist Dell, Doug Anson memaparkan bahwa ia dan sejumlah koleganya tengah mencoba menjalankan Chromium OS di netbook Dell Mini 10v.
"Tanpa sebuah koneksi jaringan, Chromium OS tidak menarik. Dengan sebuah koneksi jaringan, Chromium OS begitu bersinar," ujar Anson.
Dikutip detikINET dari Informationweek, Selasa (1/12/2009), Google sendiri berencana merilis Chrome untuk konsumer tahun depan sebagai sebuah sistem operasi yang bersifat web sentric bagi netbook.
Namun, seorang juru bicara Google menolak untuk berkomentar apakah Dell termasuk salah satu partner mereka. Ia hanya menegaskan bahwa Chrome adalah open source sehingga terbuka bagi developer yang berminat mencicipinya.
Di bulan Juli, Google pernah mengatakan bahwa tim Chrome CS tengah bekerja sama dengan Acer, Adobe, ASUS, Freescale, HP, Lenovo, Qualcomm dan Toshiba.
Di bulan yang sama, Anson juga merilis pernyataan bahwa Dell berencana untuk mengevaluasi Chrome OS, tanpa menyebutkan secara tegas apakah mereka pasti akan mengadopsi sistem operasi tersebut. ( faw / fyk )
source: detikinet.com
VMware Percepat Adopsi Virtualisasi Desktop
Jakarta - Penyedia solusi virtualisasi, VMware mengumumkan kehadiran VMware View 4 untuk mendorong adopsi virtualisasi desktop dan memungkinkan komputasi desktop disalurkan kepada pengguna sebagai layanan terkelola (managed service).
VMware View 4 diklaim sebagai satu-satunya solusi di industri yang khusus dibuat untuk virtualisasi desktop. Solusi ini dikembangkan dari platform virtualisasi VMware vSphere dan diklaim mampu menurunkan total biaya kepemilikan desktop hingga 50%.
Virtualisasi desktop telah lama menjadi tujuan utama TI karena dianggap mampu meningkatkan keamanan dan kemudahan pengelolaan. Namun tingkat adopsinya masih terbatas karena biaya akuisisi yang tinggi, kurang pengalaman dan masalah skalabilitas selain kurangnya penerapan yang benar-benar menunjukkan manfaat desktop tervirtualisasi.
Mike Rose, analis industri pada firma riset IDC mengatakan, untuk menghadapi berbagai hambatan utama penerapan virtualisasi desktop secara luas, yakni masalah biaya akuisisi, pengalaman pengguna dan skalabilitas – VMware bersama dengan ekosistem mitra membuka jalan bagi enterprise untuk secara lebih mudah mentransformasikan desktop menjadi layanan terkelola.
"Yaitu dengan meningkatkan keamanan, pengelolaan, ketersediaan dan kebijakan serta total biaya kepemilikan yang lebih rendah," tukasnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (1/12/2009). ( ash / faw )
source: detikinet.com
VMware View 4 diklaim sebagai satu-satunya solusi di industri yang khusus dibuat untuk virtualisasi desktop. Solusi ini dikembangkan dari platform virtualisasi VMware vSphere dan diklaim mampu menurunkan total biaya kepemilikan desktop hingga 50%.
Virtualisasi desktop telah lama menjadi tujuan utama TI karena dianggap mampu meningkatkan keamanan dan kemudahan pengelolaan. Namun tingkat adopsinya masih terbatas karena biaya akuisisi yang tinggi, kurang pengalaman dan masalah skalabilitas selain kurangnya penerapan yang benar-benar menunjukkan manfaat desktop tervirtualisasi.
Mike Rose, analis industri pada firma riset IDC mengatakan, untuk menghadapi berbagai hambatan utama penerapan virtualisasi desktop secara luas, yakni masalah biaya akuisisi, pengalaman pengguna dan skalabilitas – VMware bersama dengan ekosistem mitra membuka jalan bagi enterprise untuk secara lebih mudah mentransformasikan desktop menjadi layanan terkelola.
"Yaitu dengan meningkatkan keamanan, pengelolaan, ketersediaan dan kebijakan serta total biaya kepemilikan yang lebih rendah," tukasnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (1/12/2009). ( ash / faw )
source: detikinet.com
Kludgets, Hadirkan Widget Mac OS X Dalam Windows 7
Jakarta - Bagaimana sensasi yang dirasa saat widget-widget Mac OS X, dapat berjalan pada Windows 7? Hal itu mungkin saja dilakukan, dengan aplikasi gratis bernama Kludgets ini.
Pada dasarnya Kludgets adalah sebuah engine widget berbasis Webkit. Hal ini sama seperti yang dimiliki Yahoo, dengan widget engine-nya. Kludget engine ini mensupport HTML 5, serta SVG (mensupport SVG rendering dan animasi).
Selain itu widget ini memiliki fitur 'back-side' seperti dashboard yang dimiliki widget Yahoo. Saat dijajal detikINET, widget ini menggunakan sistem layer, yang memungkinkan dilakukannya pre-render pada background maupun foreground widget. Alhasil hal ini meningkatkan kecepatan widget, walau tidak secara lembut.
Pengguna dapat menekan sebuah tombol untuk menampilkan atau menyembunyikan widget ini. Tombol defaultnya adalah F11.
Secara umum widget ini kurang 'terasa' menggigit jika dibanding widget milik Yahoo. Kludget engine ini dapat berjalan pada platform Windows ataupun Linux. ( fw / faw )
source: detikinet.com
Pada dasarnya Kludgets adalah sebuah engine widget berbasis Webkit. Hal ini sama seperti yang dimiliki Yahoo, dengan widget engine-nya. Kludget engine ini mensupport HTML 5, serta SVG (mensupport SVG rendering dan animasi).
Selain itu widget ini memiliki fitur 'back-side' seperti dashboard yang dimiliki widget Yahoo. Saat dijajal detikINET, widget ini menggunakan sistem layer, yang memungkinkan dilakukannya pre-render pada background maupun foreground widget. Alhasil hal ini meningkatkan kecepatan widget, walau tidak secara lembut.
Pengguna dapat menekan sebuah tombol untuk menampilkan atau menyembunyikan widget ini. Tombol defaultnya adalah F11.
Secara umum widget ini kurang 'terasa' menggigit jika dibanding widget milik Yahoo. Kludget engine ini dapat berjalan pada platform Windows ataupun Linux. ( fw / faw )
source: detikinet.com
Pamer Chrome OS, Google Tantang Microsoft
San Francisco - Untuk pertama kalinya, Google akhirnya memamerkan preview sistem operasinya, Chrome OS. Sistem operasi berbasis open source ini digadang-gadang bakal jadi lawan potensial bagi sistem operasi Windows dari Microsoft.
Namun tak seperti Windows, Google menyatakan Chrome OS adalah sistem operasi ideal untuk perangkat di luar komputer utama. Ini mengindikasikan Chrome OS ditujukan bagi perangkat komplementer, bukan untuk komputer primer user.
Dengan slogan 'Speed, simplicity, security', OS ini lebih seperti browser dengan fungsi luas dan bekerja di SSD (solid state drive) ketimbang di hard drive.
Dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (20/11/2009), Chrome OS terutama didesain untuk memanjakan pengalaman berinternet user dengan cepat dan aman. Software ini rencananya tersedia pada tahun 2010 di produk netbook murah.
Netbook berbasis Chrome OS hanya akan mampu menjalankan aplikasi web, dan data user bakal disimpan otomatis di server. "Pada dasarnya, ini adalah sebuah mesin web browsing," tukas analis Charlene Li dari Altimeter Group.
Sundar Pichai, Vice President of Product Managemet Chrome OS mengklaim komputer berbasis Chrome OS akan mampu langsung bekerja dalam waktu kurang dari 7 detik. "Kami ingin Chrome OS bekerja sangat cepat, seperti televisi, Anda menyalakannya dan bisa langsung menikmati aplikasi," tukas Pichai.
Tak pelak, persaingan Google dan Microsoft bakal kian 'brutal'. "Ini sungguh sebuah pertarungan maut antara Google dan Microsoft. Saya kira, pertarungan ini pada akhirnya justru akan menguntungkan semua orang," ucap Jim McGregor, analis dari In-Stat. ( fyk / ash )
source : detikinet.com
Namun tak seperti Windows, Google menyatakan Chrome OS adalah sistem operasi ideal untuk perangkat di luar komputer utama. Ini mengindikasikan Chrome OS ditujukan bagi perangkat komplementer, bukan untuk komputer primer user.
Dengan slogan 'Speed, simplicity, security', OS ini lebih seperti browser dengan fungsi luas dan bekerja di SSD (solid state drive) ketimbang di hard drive.
Dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (20/11/2009), Chrome OS terutama didesain untuk memanjakan pengalaman berinternet user dengan cepat dan aman. Software ini rencananya tersedia pada tahun 2010 di produk netbook murah.
Netbook berbasis Chrome OS hanya akan mampu menjalankan aplikasi web, dan data user bakal disimpan otomatis di server. "Pada dasarnya, ini adalah sebuah mesin web browsing," tukas analis Charlene Li dari Altimeter Group.
Sundar Pichai, Vice President of Product Managemet Chrome OS mengklaim komputer berbasis Chrome OS akan mampu langsung bekerja dalam waktu kurang dari 7 detik. "Kami ingin Chrome OS bekerja sangat cepat, seperti televisi, Anda menyalakannya dan bisa langsung menikmati aplikasi," tukas Pichai.
Tak pelak, persaingan Google dan Microsoft bakal kian 'brutal'. "Ini sungguh sebuah pertarungan maut antara Google dan Microsoft. Saya kira, pertarungan ini pada akhirnya justru akan menguntungkan semua orang," ucap Jim McGregor, analis dari In-Stat. ( fyk / ash )
source : detikinet.com
Kasus 'Layar Hitam Kematian' Microsoft
Jakarta - Microsoft tengah menginvestigasi laporan tentang sebagian komputer Windows yang mengalami masalah Black Screen of Death alias 'layar hitam kematian'. Dalam kasus ini, update sekuriti untuk Windows diklaim membuat layar PC malah berubah jadi hitam total.
"Microsoft menginvestigasi laporan bahwa update sekuriti terbaru membuat masalah pada sistem. Jika kami sudah selesai menginvestigasinya, kami akan menyediakan panduan detail untuk mencegah masalah ini," tukas juru bicara Microsoft.
detikINET dari kutip dari ComputerWorld, Rabu (2/12/2009), pada bulan November lalu Microsoft merilis beberapa patch dalam enam paket update sekuriti. Namun patch untuk menambal celah keamanan itu tanpa diduga malah menyebabkan kerusakan.
Mulanya, masalah ini dikemukakan biro sekuriti Inggris, Prevx. Mereka mengklaim update sekuriti di Windows membuat beberapa software yang sudah terinstal ternyata tak bekerja dengan baik. Akibatnya komputer jadi crash dan layar pun menghitam.
"Gejalanya amat khusus dan menyusahkan. Setelah logging on, tidak ada apapun. Anda hanya akan menjumpai layar hitam total dengan hanya sebuah jendela My Computer Explorer," jelas Prevx.
Prevx menilai masalah ini bisa muncul di berbagai versi Windows, dari Windows NT sampai Windows 7. Penyebabnya, menurut Prevx bisa bermacam-macam, dan tak hanya terkait update sekuriti saja.
Belum jelas seberapa serius masalah ini dan seberapa banyak user yang terkena efek. Namun beberapa user memang mengeluh di forum support Microsoft bahwa mereka mengalami masalah itu. ( fyk / rou )
source : Detikinet.com
"Microsoft menginvestigasi laporan bahwa update sekuriti terbaru membuat masalah pada sistem. Jika kami sudah selesai menginvestigasinya, kami akan menyediakan panduan detail untuk mencegah masalah ini," tukas juru bicara Microsoft.
detikINET dari kutip dari ComputerWorld, Rabu (2/12/2009), pada bulan November lalu Microsoft merilis beberapa patch dalam enam paket update sekuriti. Namun patch untuk menambal celah keamanan itu tanpa diduga malah menyebabkan kerusakan.
Mulanya, masalah ini dikemukakan biro sekuriti Inggris, Prevx. Mereka mengklaim update sekuriti di Windows membuat beberapa software yang sudah terinstal ternyata tak bekerja dengan baik. Akibatnya komputer jadi crash dan layar pun menghitam.
"Gejalanya amat khusus dan menyusahkan. Setelah logging on, tidak ada apapun. Anda hanya akan menjumpai layar hitam total dengan hanya sebuah jendela My Computer Explorer," jelas Prevx.
Prevx menilai masalah ini bisa muncul di berbagai versi Windows, dari Windows NT sampai Windows 7. Penyebabnya, menurut Prevx bisa bermacam-macam, dan tak hanya terkait update sekuriti saja.
Belum jelas seberapa serius masalah ini dan seberapa banyak user yang terkena efek. Namun beberapa user memang mengeluh di forum support Microsoft bahwa mereka mengalami masalah itu. ( fyk / rou )
source : Detikinet.com
AMD Siapkan Radeon HD5950
Diposting oleh
rindu akan sebuah cinta....
on Selasa, 01 Desember 2009
Selasa, 1 Desember 2009 - 13:49 wib
TEXT SIZE :
Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
CALIFORNIA - Pengembang kartu grafis AMD dikabarkan akan mengeluarkan produk terbarunya, Radeon HD5950. Isu tersebut juga menyebutkan AMD akan merilisnya pada semester pertama 2010.
Dilansir TechTree, Senin (1/12/2009), kehadiran Radeon HD5950 ini untuk mengurangi kesenjangan teknologi antara Radeon HD5870 dan Radeon HD5850. Terlebih, dua minggu sebelumnya, perusahaan yang berbasis di California tersebut meluncurkan Radeon HD5970 2GB sebagai kartu grafis tercepat di dunia.
Selain itu, kehadiran Radeon HD 5950 untuk menawarkan pilihan yang beragam pada kartu grafis yang berkemampuan DirectX11. Apalagi kompetitornya, Nvidia selangkah lebih maju dalam mengeluarkan produk di lini tersebut.
Radeon HD5950 tidak akan berbeda jauh dengan Radeon HD5970, karena kartu ini tetap menggunakan 2 buah AMD Cypress GPU yang juga terpasang di Radeon HD5850. Tidak hanya itu saja, HD5950 akan disematkan prosesor 1440 stream per GPU. Kesamaan lainnya, kartu Radeon HD5950 diperkirakan memiliki clock rendah 650-675 MHz, dan memori antara 900 hingga 1.000 MHz.
Tambahan fitur lainnya adalah, memori interface 256-bit dengan GDDR5 yang mencapai memori 2GB per GPU-nya. Sayangnya, belum diketahui detail mengenai harga yang ditawarkan oleh AMD untuk produk anyarnya ini.
TEXT SIZE :
Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
CALIFORNIA - Pengembang kartu grafis AMD dikabarkan akan mengeluarkan produk terbarunya, Radeon HD5950. Isu tersebut juga menyebutkan AMD akan merilisnya pada semester pertama 2010.
Dilansir TechTree, Senin (1/12/2009), kehadiran Radeon HD5950 ini untuk mengurangi kesenjangan teknologi antara Radeon HD5870 dan Radeon HD5850. Terlebih, dua minggu sebelumnya, perusahaan yang berbasis di California tersebut meluncurkan Radeon HD5970 2GB sebagai kartu grafis tercepat di dunia.
Selain itu, kehadiran Radeon HD 5950 untuk menawarkan pilihan yang beragam pada kartu grafis yang berkemampuan DirectX11. Apalagi kompetitornya, Nvidia selangkah lebih maju dalam mengeluarkan produk di lini tersebut.
Radeon HD5950 tidak akan berbeda jauh dengan Radeon HD5970, karena kartu ini tetap menggunakan 2 buah AMD Cypress GPU yang juga terpasang di Radeon HD5850. Tidak hanya itu saja, HD5950 akan disematkan prosesor 1440 stream per GPU. Kesamaan lainnya, kartu Radeon HD5950 diperkirakan memiliki clock rendah 650-675 MHz, dan memori antara 900 hingga 1.000 MHz.
Tambahan fitur lainnya adalah, memori interface 256-bit dengan GDDR5 yang mencapai memori 2GB per GPU-nya. Sayangnya, belum diketahui detail mengenai harga yang ditawarkan oleh AMD untuk produk anyarnya ini.
